Manado.Menyusul pernyataan bahwa Universitas Negeri Manado (Unima) siap melaksanakan pendafataran Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Ketua Dewan Pendidikan Sulut, Dr Max Ruindungan menyatakan agar website Unima juga harus diperhatikan dan diaktifkan kembali.
“Kita semua, stakeholders pendidikan menyambut de-ngan gembira kalau pada pendaftaran SNMPTN di Unima mulai tahun ini dilaku-kan secara online. Tapi se-benarnya Unima selama ini menghadapi kendala utama dalam manajemen Teknologi Informasi (TI); Bahkan kalau kita membuka website Unima www.unima.ac.id mungkin kita pasti kaget karena di-jumpai peringatan account suspended,” urai Ruindungan, Selasa (16/02) kemarin.
Sehingga Ruindungan, mem-ertanyakan bagaimana calon mahasiswa baru bisa men-dapatkan informasi tentang Unima, jika website tidak bisa diakses. “Sebenarnya sejak 2003, Unima sudah meng-eksekusi sejumlah proyek untuk meningkatkan daya saing termasuk perbaikan infrastruktur TI melalui Pro-yek Inherent, terakhir dengan Proyek Imhere untuk mem-perbaiki good governance,” tandas dia.
Jadi semestinya Unima, lan-jutnya, segera memriotaskan pembenahan sistem TI sebagai salah satu instrumen untuk membangun efisiensi, trans-paransi dan akuntabilitas pu-blik. “Selaku Dewan Pendi-dikan kami berharap bahwa dengan Sistem TI yang di-punyai Unima, calon-calon mahasiswa dari berbagai tempat di Sulut dan di luar Sulut, cukup mengirimkan aplikasi dari tempat atau tem-pat terdekat yang menyiapkan layanan internet. Untuk itu, tentunya informasi tentang Unima dan program-program-nya tersedia secara updated dan berkelanjutan,” pung-kasnya.
Secara terpisah, Rektor Prof Dr Philoteus Tuerah DEA, me-lalui Pembantu Rektor I, Drs Harold Lumapouw MPd me-nyatakan bahwa dalam waktu dekat www.unima.ac.id sudah bisa diakses lagi. “Memang belakangan ada gangguan, jadi belum bisa diakses. Tapi teknisi sementara melakukan perbaikan dan dipastikan, dalam waktu dekat sudah bisa diakses,” kata Lumapouw.(sumber: klik di sini)
“Kita semua, stakeholders pendidikan menyambut de-ngan gembira kalau pada pendaftaran SNMPTN di Unima mulai tahun ini dilaku-kan secara online. Tapi se-benarnya Unima selama ini menghadapi kendala utama dalam manajemen Teknologi Informasi (TI); Bahkan kalau kita membuka website Unima www.unima.ac.id mungkin kita pasti kaget karena di-jumpai peringatan account suspended,” urai Ruindungan, Selasa (16/02) kemarin.
Sehingga Ruindungan, mem-ertanyakan bagaimana calon mahasiswa baru bisa men-dapatkan informasi tentang Unima, jika website tidak bisa diakses. “Sebenarnya sejak 2003, Unima sudah meng-eksekusi sejumlah proyek untuk meningkatkan daya saing termasuk perbaikan infrastruktur TI melalui Pro-yek Inherent, terakhir dengan Proyek Imhere untuk mem-perbaiki good governance,” tandas dia.
Jadi semestinya Unima, lan-jutnya, segera memriotaskan pembenahan sistem TI sebagai salah satu instrumen untuk membangun efisiensi, trans-paransi dan akuntabilitas pu-blik. “Selaku Dewan Pendi-dikan kami berharap bahwa dengan Sistem TI yang di-punyai Unima, calon-calon mahasiswa dari berbagai tempat di Sulut dan di luar Sulut, cukup mengirimkan aplikasi dari tempat atau tem-pat terdekat yang menyiapkan layanan internet. Untuk itu, tentunya informasi tentang Unima dan program-program-nya tersedia secara updated dan berkelanjutan,” pung-kasnya.
Secara terpisah, Rektor Prof Dr Philoteus Tuerah DEA, me-lalui Pembantu Rektor I, Drs Harold Lumapouw MPd me-nyatakan bahwa dalam waktu dekat www.unima.ac.id sudah bisa diakses lagi. “Memang belakangan ada gangguan, jadi belum bisa diakses. Tapi teknisi sementara melakukan perbaikan dan dipastikan, dalam waktu dekat sudah bisa diakses,” kata Lumapouw.(sumber: klik di sini)