Kamis, 18 Februari 2010

Tak gentar di-hearing legislatif. Liow: Anggota Dewan Jangan Asal ‘Malontok’

Sikap gentleman ditunjukan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado, Steven Evans Liow SSos terkait adanya tanggapan miring dari kalangan Dekot Manado terhadap pelaksanaan kegiatan kawin massal.

Kepada wartawan, Rabu ke-marin, Liow menegaskan tak gentar di-hearing legislatif. Menariknya, mantan Kabag Humas Pemprop Sulut ini me-nyebut sejumlah anggota dewan asal ‘malontok’ dalam mengeluarkan pernyataan.
“Catat, saya tak gentar di hearing legislatif karena apa yang kami lakukan beberapa waktu lalu, salah satu tujuan-nya yakni untuk membantu masyarakat miskin dalam melakukan pernikahan,” tandas Liow dengan nada tinggi.
Bahkan kepada sejumlah anggota dewan, katanya, ja-ngan bicara asal ‘malontok’. “Masakan kami melaksana-kan kegiatan kawin massal dengan anggaran yang tak jelas. Di APBD 2010 memang tak disebutkan atau dican-tumkan anggaran untuk ka-win massal. Perlu diketahui bapak dan ibu anggota Dekot Manado yang terhormat, ke-giatan kawin massal ini ma-suk dalam program penataan administrasi kependudukan dengan mata anggaran, ke-giatan peningkatan pelayanan publik. Sebagai dasar pelak-sanaan yakni sehubungan optimalisasi sistem admi-nistrasi kependudukan menu-ju KTP elektronik. Apalagi ada temuan dari pihak Depdagri bahwa di SIAK Kota Manado sekitar 4 ribuan Kartu Keluar-ga (KK) tak ada kejelasan,” papar Liow sembari meminta kepada Lili Binti, Syarifudin Saafa, Udin Musa, Hengky Kawalo dan Royke Anter untuk arif menyikapi dan jangan asal ‘malontok’ dalam berbicara.
Sebelumnya diberitakan, anggaran pelaksanaan ke-giatan kawin massal yang di-lakukan Dinas Kependuduk-an dan Pencatatan Sipil (Dinpencapil) Manado, waktu lalu, dinilai kalangan Dewan Kota (Dekot), kurang jelas alias KJ.
Pasalnya, dalam APBD Ma-nado 2010, tak diplot ang-garan kawin massal di pos Dinpencapil Kota Manado. Karenanya, Dekot akan sege-ra memanggil hearing Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadinpen-capil), Steven E Liow SSos. (sumber : klik di sini)